Bismillah, Allahuma Shalli ala Muhammad....
Ini sedikit aneh menurut saya, waktu saya SD pernah dengar cerita Adam-Hawa dari guru dan dari banyak orang bahwa Adam-Hawa itu tidak berpakaian.
Lalu setelah makan buah khuldi Adam tumbuh jakun dan Hawa mempunyai payudara. Mitos nya Adam memakan satu buah dan hanya sampai tenggorokan lalu hawa memakan dua buah dan sampai di dada.
Di dalam kitab Qashash Al Anbiya dari Ibnu Katsir hal ini sama sekali tak mendasar, menurut beliau(Ibnu Katsir) orang arab sendiri belum tentu memahami makna bahasanya sendiri walau dia lahir di tempat tersebut. Lalu beliau menunjukan dalil :
; يٰبَنِيْۤ اٰدَمَ لَا يَفْتِنَـنَّكُمُ الشَّيْطٰنُ كَمَاۤ اَخْرَجَ اَبَوَيْكُمْ مِّنَ الْجَـنَّةِ يَنْزِعُ عَنْهُمَا لِبَاسَهُمَا لِيُرِيَهُمَا سَوْءاٰتِهِمَا ؕ اِنَّهٗ يَرٰٮكُمْ هُوَ وَقَبِيْلُهٗ مِنْ حَيْثُ لَا تَرَوْنَهُمْ ؕ اِنَّا جَعَلْنَا الشَّيٰطِيْنَ اَوْلِيَآءَ لِلَّذِيْنَ لَا يُؤْمِنُوْنَ
Wahai anak cucu Adam! Janganlah sampai kamu tertipu oleh setan sebagaimana halnya dia (setan) telah mengeluarkan ibu bapakmu dari surga, dengan MENANGGALKAN PAKAIAN keduanya untuk memperlihatkan aurat keduanya. Sesungguhnya dia dan pengikutnya dapat melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan setan-setan itu pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman.
[QS. Al-A'raf: Ayat 27]
Di sana jelas tertulis bahwa Adam-Hawa memakai pakaian, dan memakai pakaian suci dari surga(pakaian surga). Pakaian itu terlepas karena Adam--Hawa berbuat dosa karena pakaian surga amatlah suci maka terlihatlah aurat mereka berdua dan berusaha menutupinya dengan dedaunan.
Ibnu Katsir juga menekankan tentang ahli kitab(yahudi) yaitu mereka yang menceritakan kisah semacam ini. Dan memang umat muslim masih ada yang mengikuti cerita dari ahli kitab tersebut bukannya mengambil dari Al Qur'an dan sunnah.
Menilik dari kisah ini kita harus hati-hati mengajarkan kepada anak atau saudara kita apa benar yang kita ucapkan sesuai dalil atau pendapat ulama yang terpercaya.
Sudah sewajarnya kita untuk lebih rajin menghafal ayat-ayat Allah Swt. Untuk tidak terjerumus ke hal tersebut disertai memahami maknanya....
وَاِنْ تُطِعْ اَكْثَرَ مَنْ فِى الْاَرْضِ يُضِلُّوْكَ عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ ؕ اِنْ يَّتَّبِعُوْنَ اِلَّا الظَّنَّ وَاِنْ هُمْ اِلَّا يَخْرُصُوْنَ
Dan jika kamu mengikuti kebanyakan orang di bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Yang mereka ikuti hanya persangkaan belaka dan mereka hanyalah membuat kebohongan.
[QS. Al-An'am: Ayat 116]
Wallahu alam....
ada yang tipo hihihi di ujung tulisa. Allah saw, harusnya Allah s.w.t
BalasHapusMkasih yaaa... Udah di edit nih :)
HapusMkasih yaaa... Udah di edit nih :)
Hapus